Dipertanyakan Penanganan Pedagang Kaki Lima di Sekitar Fly Over Cileungsi: Tebang Pilih dan Tindak Tuntas
Cileungsi -SNews
Kembali terjadi penanganan ketertiban umum Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar di depan Pasar Cileungsi dan sekitar Fly Over atau Perempatan Cileungsi psda Senin (8/6/2026) menuai kritik masyarakat.
Seperti sebelum-sebelumnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Cileungsi yang melakukan penertiban hanya menyasar PKL tertentu di kolong fly over, sementara PKL di pinggir jalan dan taman dibiarkan beroperasi sekalipun menggunakan tenda, meja dan gerobak.
Seorang PKL berinisial SH menyesalkan kenapa tidak seluruh PKL dilarang berjualan. “Saya ngaku salah berjualan tapi kenapa hanya selalu kami yang ditertibkan, kotak-kotak buah tempat duduk diangkut, yang lain menggunakan tenda, meja dan gerobak justru dibiarkan”, protes SH.
Menanggapi protes tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Unit Satpol PP Kecamatan Cileungsi, Purwanto Hermawan, menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya penegakan peraturan daerah serta pengembalian fungsi fasilitas umum bagi masyarakat.
Alasan penertiban dilakukan secara bertahap dan persuasif menjadi jurus menjawan kritik masyarakat, sementara permasalah klasik pasar dan sekitar jembatan perempatan bertahun-tahun tidak ada solusi.

PKL Tenda bebas berjualan tanpa tersentuh penertiban Satpol PP (Foto: Jo)
Pedangan gerobak, parkir motor liar, pangkalan ojek, becak, penerobos lampu lalu-lintas, pengendara mekawan arah, bongkar muat rongsok, kendaraan tambal ban, pengeteman angkutan umum dalam dan antar kota, bus dan pemanfaatan lahan milik penerintah serta pengamen dibiarkan tidak tersentuh.
(Sil)
