Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Toba Peringati Hari Jadi ke-27:  Bupati Ajak Meningkatkan Rasa Memiliki

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Toba Peringati Hari Jadi ke-27:  Bupati Ajak Meningkatkan Rasa Memiliki

Kabupaten Toba, SUMUT – SNews

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toba menggelar agenda resmi Rapat Paripurna dalam rangka perayaan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Toba Tahun 2026 di Gedung DPRD Kabupaten Toba, Senin (9/3/2026) pukul 12.50 WIB.

Ketua DPRD Kabupaten Toba Frans Hendrik Tambunan membuka rapat paripurna DPRD, terlihat hadir Bupati Toba Effendi S. P. Napitupulu, Wakil Bupati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Paber Napitupulu, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Toba Frans Hendrik Tambunan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat rasa memiliki terhadap daerah serta bersama-sama memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Toba.

“Dalam kesempatan ini saya mengajak kita semua, marilah kita tingkatkan rasa memiliki Kabupaten Toba yang tinggi sehingga kita dapat memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Toba yang lebih baik ke depan,” ujar Frans Hendrik Tambunan.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Paber Napitupulu membacakan sejarah singkat berdirinya Kabupaten Toba sebagai bentuk refleksi perjalanan daerah selama hampir tiga dekade.
Dijelaskan bahwa Kabupaten Toba secara resmi lahir melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1998 tentang Pembentukan Kabupaten Daerah Tingkat II Toba Samosir dan Kabupaten Daerah Tingkat II Mandailing Natal.

Peresmian daerah tersebut dilaksanakan pada 9 Maret 1999 oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden Republik Indonesia di Kantor Gubernur Sumatera Utara.

Dalam perjalanannya, Kabupaten Toba telah melalui berbagai dinamika pembangunan, termasuk pemekaran sejumlah kecamatan dan desa, serta pemekaran wilayah yang melahirkan Kabupaten Samosir. Setelah berdirinya Kabupaten Samosir, nama Kabupaten Toba Samosir dinilai tidak lagi relevan, sehingga dilakukan perubahan nama.
Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2020 tertanggal 24 Februari 2020, nama Kabupaten Toba Samosir resmi diubah menjadi Kabupaten Toba di Provinsi Sumatera Utara. Penyerahan peraturan pemerintah tersebut dilakukan oleh perwakilan Menteri Dalam Negeri bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-21 Kabupaten Toba Samosir.

Sementara itu, Bupati Toba Effendi S. P. Napitupulu dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Toba sejak awal berdiri hingga saat ini.

“Hari ini, tanggal 9 Maret 2026, Kabupaten Toba genap berusia 27 tahun. Harapan kami dari pemerintah daerah bersama Forkopimda, dengan bertambahnya usia ini Kabupaten Toba dapat terus berbenah sesuai visi dan misi kami untuk menuju Toba Mantap dan semakin sejahtera,” ujar Bupati Effendi.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat dan insan pers, dalam mendukung pembangunan daerah.

Bupati Effendi mengharapkan adanya saran, masukan, serta kritik yang konstruktif dari para stakeholder dan media agar pembangunan Kabupaten Toba dapat berjalan lebih baik ke depan.
“Kami juga berharap dukungan, saran, masukan, dan kritik dari para stakeholder dan media dalam rangka membangun Kabupaten Toba ini. Namun kami berharap masukan tersebut bersifat membangun, bukan menyerang secara pribadi. Kami menyadari bahwa dalam satu periode kepemimpinan masih banyak kekurangan, sehingga kita perlu bergandengan tangan untuk membangun Kabupaten Toba yang lebih baik dan lebih maju,” jelasnya.

Rapat paripurna tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya mantan Bupati Toba periode 2010–2015 Pandapotan Kasmin Simanjuntak serta mantan Bupati periode 2016–2021 Darwin Siagian, yang turut mengikuti jalannya peringatan hari jadi Kabupaten Toba.

Melalui momentum Hari Jadi ke-27 Kabupaten Toba, pemerintah daerah berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus memperkuat kebersamaan, menjaga persatuan, serta berkolaborasi dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan menuju Kabupaten Toba yang lebih maju dan sejahtera.

(Arjuna Nadeak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *