Beredarnya Permintaan THR oleh Ormas Membuat Resah Pengusaha dan Perusahaan di Limusnunggal
Limusnunggal, Bogor – SNews
Beredarnya surat dari salah satu Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) “GCD” Sub Desa Limusnunggal berkop resmi, tanpa nomor surat dan tertanggal hanya bulan Februari 2026 yang ditandatangani oleh Ketua 08129432**** dan Sekretarisnya 08581463**** di wilayah Desa Limusnunggal membuat resah dan dipertanyakan oleh beberapa pengusaha dan perusahaan.
Permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) oleh oknum organisasi kemasyarakatan (Ormas) kepada perusahaan atau warga marak terjadi jelang Lebaran, seringkali menggunakan modus proposal sumbangan atau intimidasi.
Pihak kepolisian menegaskan tindakan ini masuk kategori pemerasan (pasal 368 KUHP) dan akan ditindak tegas, sehingga warga/pengusaha diimbau melapor ke 110.
Berikut adalah poin-poin penting terkait permintaan THR oleh Ormas dari berbagai sumber:
Bukan Kewajiban: Anggota ormas tidak memiliki hubungan kerja dengan perusahaan, sehingga tidak berhak atas THR. Permintaan tersebut seringkali berbentuk “pengamanan” atau sumbangan sukarela.
Tindakan Pemerasan: Jika permintaan disertai ancaman, intimidasi, atau pemaksaan, hal tersebut dikategorikan sebagai tindakan pidana pemerasan (Pasal 368 KUHP Lama atau Pasal 482 UU 1/2023).
Modus Operandi: Seringkali berupa proposal yang disebar ke toko, perusahaan kecil, atau warga dengan bahasa “partisipasi” atau “pengamanan Lebaran”.
Tindakan Tegas Kepolisian: Polda dan kepolisian di berbagai daerah telah menginstruksikan jajarannya untuk menindak tegas oknum ormas yang memaksa meminta THR.
Cara Melaporkan: Masyarakat yang merasa diperas atau diintimidasi dapat melapor melalui layanan 110, mendatangi Polsek/ Polres terdekat, atau melalui Bhabinkamtibmas.
Pemerintah dan pihak berwajib menekankan bahwa tidak ada toleransi bagi premanisme berkedok ormas yang meresahkan masyarakat, terutama di bulan Ramadan.
Kepala Desa Limusnunggal yang dikonfirmasi melalui WhatApps mengenai beredarnya surat tersebut di atas, Rabu (4/3/2026) belum memberikan tanggapan.
(Sil)

