Pasca Pembekuan PBG Gedung 7 Lantai di Depan Cluster Virgina Dibekukan: Kontraktor Angkut Kembali Sapras Proyek

Pasca Pembekuan PBG Gedung 7 Lantai di Depan Cluster Virgina Dibekukan: Kontraktor Angkut Kembali Sapras Proyek

Gunung Putri, Bogor – SNews

Penolakan warga Cluster Virginia Kota Wisata di Desa Ciangsana Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor atas pembangunan Gedung FIF 7 Lantai menunjukan titik terang dengan dibongkar dan diangkut kembali sarana prasaran proyek, sebagaimana terlihat hari ini Selasa (24/2/2026).

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu  (DPMPTSP) Kabupaten Bogor telah membekukan  SK PBG Nomor SK- PBG- 320102- 06112025- 003 tertanggal 6 November 2025. Pembekuan PBG tersebut tertuang dalam SK Kepala DPMPTSP Nomor 500.16.7.2/003/ PEMBEKUAN/ 001/DPMPTSP/ 2026 yang ditetapkan pada 20 Februari 2026 di Cibinong.

Dengan pembekuan PBG tersebut maka kegiatan proyek tidak bisa dilanjutkan terlebih warga Clustet Virginia melalui Paguyuban Warga Cluster Virginia, Perkumpulan Cluster Kota Wisata Cibubur (PCKC) dan Koalisi Warga Lawan Ketidakadilan (KAWAL) melalui kuasa hukumnya telah mengajukan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung dengan Nomor Register 21/G/2026/PTUN.BDG.

Dengan dibekukannya PBG dimaksud oleh Pemerintah Kabupaten Bogor melalui DPMPTSP, maka PBG atas nama PT Mekanusa Cipta selaku Pengelola Kota Wisata Cibubur (Sinarmas Land) diduga tidak memenuhi proses pesyaratan penerbitan yang benar atau cacat hukum, dan pembangunan gedung perkantoran 7 (tujuh) lantai milik PT Matra Graha Sarana (FIF Group) yang berada di Depan Gerbang Cluster Virginia Kota Wisata tidak bisa lagi dilanjutkan pembangunannya.

Salah seorang warga yang tidak bersedia disebutkan namanya berinisial W berharap segera ada keputusan pembatalan atau pencabutan secara resmi dan permanen.

Kekompakan dan kebersamaan warga Cluster Virginia yang juga didukung oleh warga sekitarnya termasuk panguyuban telah membuahkan hasil.

Dalam pemantauan  proses pembongkaran atau angkut kembali sarana dan prasarana proyek tidak terlihat adanya pihak Developer atau Kota Wisata untuk dimintai pernyataannya, hanya pekerja proyek yang sibuk melakukan pembongkaran  untuk dinaikkan ke truk trailer.

(Silaen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *