Kabupaten Toba Dapat Gelar Geosite dan Kaldera, Namun Dinilai Kurang Maksimal Kembangkan Pariwisata Toba

Kabupaten Toba Dapat Gelar Geosite dan Kaldera, Namun Dinilai Kurang Maksimal Kembangkan Pariwisata Toba

SNews – Toba Balige

Kabupaten Toba yang merupakan bagian dari Kawasan Toba Caldera UNESCO Global Geopark kembali menjadi sorotan. Badan Pengelola Toba Caldera yang membawahi sejumlah geosite di sekitar Danau Toba telah menetapkan kawasan ini sebagai geopark bertaraf internasional dengan gelar Geosite dan Kaldera UNESCO Global Geopark.

Pemberian gelar ini karena wilayah ini mencerminkan keunikan dan kekayaan warisan geologi, alam, serta budaya.

Namun demikian, Pemerhati Pariwisata Jonathan menyampaikan kritik tajam terhadap Pemerintah Kabupaten Toba. Menurut Jonathan,  Selasa (2/2/2026), meskipun Kabupaten Toba memiliki potensi wisata geologi yang sangat besar  termasuk situs geologi berharga seperti Taman Eden 100 dan berbagai geosite lain  Pemkab dinilai belum menunjukkan upaya serius dalam peningkatan kunjungan wisata dan pengembangan sarana-prasarana penunjang pariwisata.

Kritik ini muncul karena kurangnya promosi yang terintegrasi, fasilitas yang memadai di lokasi-lokasi strategis, serta keterlibatan aktif masyarakat dan pemerintah daerah dalam memanfaatkan status geopark untuk menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.

Kritikan  tersebut sangat penting mengingat  di tengah persiapan revalidasi status Geopark Kaldera Toba oleh UNESCO, yang sempat memberi peringatan “kartu kuning” pada 2023 karena kelemahan dalam pengelolaan kawasan. Tim pengelola dan pemerintah daerah di harapkan melakukan sejumlah pembenahan untuk kembali mempertahankan status “green card” dari UNESCO sebagai bukti bahwa pengelolaan dan pelestarian kawasan telah memenuhi standar internasional.

Kritikan  seperti yang disampaikan Jonathan menunjukkan masih adanya kekhawatiran akan keterbatasan perhatian pemerintah daerah khususnya Pemkab Toba dalam mengoptimalkan potensi wisata geologi yang dimiliki. Dan berharap pemerintah daerah tidak hanya mempertahankan gelar internasional, tetapi juga menggeber promosi, infrastruktur, dan keterlibatan sektor swasta serta masyarakat guna meningkatkan kunjungan wisatawan baik domestik maupun internasional.

Pemerhati pariwisata menilai bahwa dengan pendekatan manajemen destinasi yang lebih aktif dan inovatif, serta sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan komunitas lokal, Kabupaten Toba memiliki peluang besar menjadi salah satu destinasi geopark unggulan di Indonesia, mampu menyumbang pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekitar Danau Toba.

 

Penulis: Arjuna Nadeak

Editor: Sil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *